Home Keuangan Syarat Pinjaman BPJS Ketenagakerjaan, Lengkapi Syarat Wajib Berikut

Syarat Pinjaman BPJS Ketenagakerjaan, Lengkapi Syarat Wajib Berikut

4 min read
0
0
Syarat Pinjaman BPJS Ketenagakerjaan, Lengkapi Syarat Wajib Berikut

BPJS Ketenagakerjaan merupakan jaminan dari Pemerintah untuk para tenaga kerja. Melalui jaminan ini,  para tenaga kerja mendapatkan asuransi sosial ekonomi.

Tenaga kerja juga bisa melakukan pinjaman. Syarat pinjaman bpjs ketenagakerjaan, lengkapi syarat wajib berikut sebagai persyaratan administrasi yang harus dipenuhi.

Secara umum, BPJS Ketenagakerjaan bertujuan untuk menyejahterakan masyarakat Indonesia. Tenaga kerja yang terikat dalam suatu perusahaan akan didaftarkan oleh perusahaannya untuk menjadi peserta.

Advertisements

Kemudian setiap bulan akan ada potongan gaji untuk dibayarkan sebagai biaya iuran BPJS Ketenagakerjaan. Perusahaan yang akan mengurusnya.

Syarat Pinjaman BPJS Ketenagakerjaan

Tenaga kerja yang tidak mempunyai hubungan kerja dengan perusahaan tetap dapat mendaftarkan diri menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Statusnya adalah sebagai TK-LHK atau kepanjangan dari Tenaga Kerja di Luar Hubungan Kerja.

Biaya iuran dibayarkan sendiri setiap bulan. Para pesertanya adalah tenaga kerja nonformal dan wiraswasta yang mempunyai usaha sendiri.

Menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan mempunyai banyak manfaat. Jaminan sosial ekonomi yang didapatkan diantaranya yaitu jaminan kecelakaan kerja dan jaminan hari tua. Jaminan lainnya berupa jaminan kesehatan dan kematian.

Bagaimana kalau mau mengajukan pinjaman? Menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan mempunyai hak untuk mengajukan pinjaman.

Pinjaman ini merupakan salah satu fasilitas yang diberikan untuk para peserta. Dengan adanya berbagai manfaat dan fasilitas sosial ekonomi, diharapkan BPJS Ketenagakerjaan akan membantu kesejahteraan para tenaga kerja. Baca Produk Program Pinjaman Jamsostek

Advertisements

Syarat pinjaman bpjs ketenagakerjaan,lengkapi syarat wajib berikut tanpa terlewatkan. Diantaranya yaitu dokumen-dokumen sebagai berikut.

  1. Sudah terdaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan
  2. Tenaga kerja dengan usia minimal 21 tahun atau statusnya sudah menikah
  3. Mengumpulkan fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  4. Mengumpulkan fotokopi Kartu Keluarga (KK)
  5. Mengumpulkan fotokopi surat nikah jika sudah menikah

Itulah beberapa syarat yang harus dipenuhi bagi tenaga kerja yang akan mengajukan pinjaman. Tenaga kerja juga perlu memastikan apakah perusahaan membayar biaya iuran setiap bulan dengan tepat waktu.

Apabila perusahaan tidak mempunyai masalah dengan BPJS Ketenagakerjaan, maka proses pencairan dana dapat dilakukan dengan mudah.

Pinjaman dana tersebut dapat digunakan untuk berbagai keperluan. Diantaranya yaitu dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan maupun sebagai modal usaha.

Selain pinjaman dana, ada beberapa fasilitas pinjaman lain yang ditawarkan oleh BPJS Ketenagakerjaan. Diantaranya yaitu Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP). PUMP diberikan untuk tenaga kerja yang mempunyai kesulitan dalam pembelian rumah dengan KPR.

Selanjutnya yaitu fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang terbagi menjadi dua jenis, yaitu KPS subsidi dan nonsubsidi. Fasilitas berikutnya adalah pinjaman PRP untuk peserta yang akan renovasi. Kemudian yang terakhir yaitu Kredit Konstruksi untuk membangun rumah. Baca Pinjaman Karyawan Jaminan Jamsostek

Syarat-syaratnya pun sangat mudah dan hampir sama dengan syarat pinjaman bpjs ketenagakerjaan,lengkapi syarat wajib berikut. Semoga menjadi informasi yang berguna.

Advertisements
Load More Related Articles

Tinggalkan Balasan