Home Keuangan Sertifikat Tanah Atas Nama Orang Lain, Apa Bisa Untuk Mengajukan Pinjaman Bank??

Sertifikat Tanah Atas Nama Orang Lain, Apa Bisa Untuk Mengajukan Pinjaman Bank??

5 min read
0
0
Sertifikat Tanah Atas Nama Orang Lain, Apa Bisa Untuk Mengajukan Pinjaman Bank??

Artikel kali ini akan membahas bagaimana sertifikat tanah atas nama orang lain yang digunakan untuk mengajukan pinjaman ke sebuah bank.

Di era modern seperti ini segala kebutuhan hidup mulai beragam dan biaya hidup pula semakin meningkat dengan kata lain semua hal membutuhkan uang.

Mengajukan pinjaman kepada bank merupakan salah satu upaya kebanyakan orang untuk mendapatkan uang baik digunakan untuk modal usaha atau sekedar mendapatkan uang untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Advertisements

Untuk mencukupi itu semua beberapa dari mereka menggadaikan aset berharga mereka sebagai jaminan kepada bank. Hal ini sah saja jika mereka menjaminkan aset atas nama mereka sendiri.

Namun segelintir orang mengajukan pinjaman dengan menggunakan sertifikat tanah yang bukan atas namanya sendiri. Bisakah pinjaman tersebut dapat diproses? Berikut sedikit ulasannya.

Bisakah Menggunakan Sertifikat Tanah Atas Nama Orang Lain Ke bank??

Menurut peraturan, mengajukan sebuah pinjaman kepada bank dengan menggunakan sertifikat tanah bukan atas namanya sendiri tersebut tidak dibenarkan. Jika terdapat kasus semacam itu, maka pengajuan pinjaman tidak dapat diproses.

Pengajuan pinjaman dapat diproses apabila peminjam melakukan balik nama terhadap sertifikat tanah tersebut.

Selain itu peminjam dapat mengajukan peminjaman dengan menggunakan sertifikat tanah atas nama orang lain dengan catatan adanya surat perjanjian yang telah ditandatangani oleh pemilik sertifikat tanah sebagai tanda bukti bahwa si pemilik sertifikat tanah bersedia memberikan sertifikat tanahnya untuk dijadikan sebagai jaminan pinjaman kepada bank.

Advertisements

Saat ini persaingan yang ketat antar bank memberikan keuntungan bagi nasabah. Banyak juga bank yang berlomba-lomba memberikan fasilitas terbaik untuk mempermudah para nasabahnya meminjam  uang di bank tersebut.

Salah satu kemudahan yang dapat diperoleh yaitu bantuan untuk memproses balik nama sertifikat tanah. Baca Kredit Pembangunan Rumah BRI

Beberapa bank memberikan penawaran untuk para peminjam jika dalam pengajuannya menggunakan sertifikat tanah bukan atas namanya, maka peminjam dapat melakukan balik nama sertifikat tanah tersebut menjadi namanya sendiri.

Tentunya hal tersebut ada syarat dan ketentuannya mengingat memproses balik nama dan pengajuan pinjaman memerlukan jangka waktu yang cukup lama, maka nantinya uang pinjaman akan dipotong oleh pihak dari bank untuk biaya proses balik nama tersebut.

Berbagai kemudahan akses peminjaman uang dari bank tentunya tidak serta merta menguntungkan bagi seseorang yang meminjam saja.

Akan tetapi tentunya pihak bank juga diuntungkan dari proses tersebut. Sebagai pihak peminjam ada hal yang harus diperhatikan yaitu jangka waktu yang diberikan bank untuk mengembalikan pinjaman dan konsekuensi apa yang akan diperoleh jika tidak dapat melunasi pinjaman tepat waktu seperti yang telah ditentukan.

Terlebih lagi jika alat yang digunakan sebagai penjamin bukan milik sendiri maka dapat memunculkan permasalahan baru. Baca Suku Bunga Pinjaman Bank BRI

Demikian sedikit pembahasan tentang sertifikat tanah atas nama orang lain yang digunakan untuk mengajukan pinjaman ke bank, kurang lebihnya semoga bermanfaat.

Advertisements
Load More Related Articles

Tinggalkan Balasan