Home Panduan Perlengkapan Dokumen Apa Saja yang Diperlukan untuk Kredit Motor?

Perlengkapan Dokumen Apa Saja yang Diperlukan untuk Kredit Motor?

6 min read
0
0
Perlengkapan Dokumen Apa Saja yang Diperlukan untuk Kredit Motor?

Kredit motor adalah solusi bagi Anda yang menginginkan motor namun tidak mampu membeli secara tunai. Sebelum mengajukan kredit motor, tentu ada persyaratan dokumen yang diminta oleh pemberi kredit motor.

Nah, kira-kira apa saja persyaratan dokumen yang diperlukan untuk kredit motor? Berikut syarat-syarat dokumennya:

  • Fotokopi KTP pemohon dan suami atau istri pemohon sebagai penjamin (bila sudah menikah).
  • Fotokopi KK (Kartu Keluarga)
  • Surat akta nikah
  • Surat NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak), biasanya dibutuhkan apabila pembiayaan bernilai lebih dari 50 juta rupiah
  • Rekening tabungan dalam kurun waktu 3 bulan terakhir
  • Asli slip gaji atau bukti pendapatan
  • Foto tempat usaha beserta fotokopi SIUP (jika pemohon merupakan wiraswasta dan profesional)
  • Dokumen lain yang diperlukan

Itu tadi persyaratan dokumen yang dibutuhkan saat mengajukan kredit motor. Nah, selain menyiapkan persyatan dokumen, jangan lupa untuk memastikan bahwa Anda juga telah memenuhi persyaratan sebagai nasabah kredit motor.

Advertisements

Persyaratan individu sebagai pemohon kredit motor

  • Minimal berumur 21 tahun pada saat pengajuan kredit dan maksimal berumur 60 tahun pada saat pengembalian kredit
  • Memiliki pekerjaan tetap atau penghasilan, yang dapat dibuktikan dengan bukti pembayaran
  • Telah bekerja dalam kurun waktu tertentu. Beberapa perusahaan pembiayaan memiliki ketentuan yang berbeda-beda. Ada yang mengharuskan pemohon minimal telah bekerja dalam 3 bulan, ada yang minimal harus 1 tahun.
  • Memiliki alamat tempat tinggal yang jelas.

Selain persyaratan tersebut, perusahaan pembiayaan motor biasanya akan melakukan pengecekan tentang riwayat kredit pemohon. Bank maupun perusahaan pembiayaan Indonesia memiliki sistem informasi untuk menghindari pemberian kredit motor pada individu yang pernah bermasalah. Institusi pemberi kredit memberlakukan ini sebagai pencegahan resiko. Baca Mengajukan KUR BRI Jaminan BPKB Motor

Cara Kerja Kredit Motor

Setelah memenuhi persyaratan kredit motor, pemohon diharuskan membayarkan uang muka atau DP. Besarnya uang muka tergantung pada kebijakan masing-masing institusi. Di Adira misalnya, uang muka besarnya adalah 15% dari harga motor untuk jenis motor bebek, motor matic, dan motor sport berkapasitas sampai dengan 500 cc.

Advertisements

Pemohon dibolehkan untuk membayarkan uang muka lebih dari ketentuan. Dengan begitu jumlah cicilan yang harus dibayarkan tiap bulannya akan lebih sedikit.

Pemohon juga harus menyerakan BPKB (Buku Pemilikan Kendaraan Bermotor) sebagai jaminan kredit. BPKB ini akan dikembalikan begitu kredit telah lunas.

Asuransi Kredit Motor

Pada kredit motor, ada juga biaya asuransi yang dapat diberikan oleh perusahaan pembiayaan. Asuransi kredit motor ini adalah sebagai manajemen resiko saat ada kejadian tidak diinginkan pada motor yang sedang dalam masa kredit. Biasanya asuransi diberikan untuk kejadian tidak diinginkan seperti:

  • Motor hilang atau dicuri saat sedang diparkir atau dalam kondisi diam
  • Perampasan motor
  • Kecelakaan motor yang menyebabkan kerusakan 75%

Perusahaan pembiayaan tidak akan memberlakukan asuransi untuk kehilangan motor karena penipuan atau hipnotis. Jenis asuransi yang diberlakukan adalah TLO (Total Loss Only). Asuransi TLO ini berarti pihak asuransi akan mengganti jika kasus kerusakan atau kehilangannya bernilai lebih dari 75% harga motor.

Asuransi ini berlaku selama 1 tahun sejak dimulainya proses kredit. Sebaiknya debitur menggunakan fasilitas asuransi dalam kredit motor ini. Asuransi menguntungkan bagi debitur sehingga tidak perlu mengeluarkan banyak biaya saat terjadi musibah, karena sudah diasuransikan. Baca Pelunasan Kredit Motor Sebelum Jatuh Tempo

Berikut adalah hal-hal yang harus dilakukan untuk mengklaim asuransi kehilangan motor:

  • Melapor pada Polsek setempat tentang kehilangan motor. Biasanya Polsek akan meminta kunci serta STNK motor, jadi pastikan bahwa Anda juga memiliki bukti serah terima kunci serta STNK motor tersebut.
  • Sementara itu, pihak asuransi akan meminta dokumen seperti BPKB (Buku Pemilikan Kendaraan Bermotor), faktur motor, fotokopi KTP, SIM (Surat Ijin Mengemudi), polis asuransi serta kwitansi Rp.6000,- sebanyak 3 lembar.
  • Pihak asuransi akan melaksanakan proses wawancara serta observasi ke tempat kejadian. Proses ini berlangsung selama 30 hari kerja setelah pelaporan kehilangan diterima oleh pihak asuransi.
  • Pihak asuransi akan memberikan keputusan tentang pertanggungan kehilangan motor.
Advertisements
Load More Related Articles

Tinggalkan Balasan