Home Panduan Dokumen Apa Saja yang Harus Dipersiapkan untuk Kredit Mobil?

Dokumen Apa Saja yang Harus Dipersiapkan untuk Kredit Mobil?

6 min read
0
0
Dokumen Apa Saja yang Harus Dipersiapkan untuk Kredit Mobil?

Dokumen Kredit Mobil – Saat melakukan pengajuan kredit, tentu ada serangkaian dokumen yang harus disiapkan agar pengajuan kita diterima. Hal yang sama berlaku pada kredit mobil. Nah, kira-kira apa saja dokumen yang harus Anda siapkan untuk mengajukan kredit mobil? Simak daftarnya berikut ini.

Dokumen yang harus disiapkan untuk kredit mobil

  1. Kartu pengenal diri, bisa berupa KTP atau SIM,
  2. Slip gaji, sebagai bukti pekerjaan atau pendapatan,
  3. KK (Kartu Keluarga),
  4. Bukti domisili, bisa berupa PBB (Pajak Bumi dan Bangunan), rekening listrik maupun PDAM,
  5. Tagihan kartu kredit selama 3 bulan terakhir (jika ada),
  6. Foto tempat usaha beserta fotokopi SIUP (jika pemohon merupakan wiraswasta dan profesional),
  7. Surat NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak),
  8. Dokumen lain yang dibutuhkan.

Itu tadi adalah beberapa dokumen yang harus Anda siapkan untuk mengajukan kredit mobil. Ada baiknya untuk bertanya kepada perusahaan pembiayaan yang Anda pilih tentang persyaratan dokumen kredit mobil. Karena biasanya tiap perusahaan pembiayaan menentukan persyaratan dokumen yang berbeda-beda. Baca Dokumen Apa Saja yang Diperlukan untuk Kredit Motor

Persyaratan pemohon untuk kredit mobil

Sementara itu, berikut adalah persyaratan pemohon yang penting diketahui sebelum mengajukan kredit mobil:

Advertisements
  1. Merupakan WNI (Warga Negara Indonesia),
  2. Berusia minimal 21 tahun ketika pengajuan kredit dan maksimal adalah 60 tahun ketika kredit lunas,
  3. Memiliki pekerjaan tetap atau penghasilan tiap bulannya,
  4. Memiliki domisili atau tempat tinggal yang jelas,
  5. Telah bekerja selama kurun waktu tertentu, biasanya minimal 1 tahun (tergantung ketentuan dari perusahaan pembiayaan)

Jaminan kredit mobil

Jaminan pada saat kredit mobil biasanya adalah mobil itu sendiri. Jadi jika tidak ingin mobil impian Anda diambil kembali oleh perusahaan pembiayaan, Anda harus melaksanakan kewajiban kredit dengan disiplin.

Maka dari itu sangat penting untuk mengkalkulasikan cicilan yang harus diangsur tiap bulannya, dan menyesuaikan dengan kondisi keuangan Anda.

Biaya-biaya yang harus dipersiapkan untuk kredit mobil

Berikut adalah biaya-biaya yang harus dipersiapkan untuk kredit mobil:

Advertisements
  1. Uang muka, adalah biaya yang wajib dibayarkan saat akad kredit.
  2. Uang cicilan, merupakan cicilan yang wajib dibayarkan tiap bulannya. Uang cicilan terdiri dari pokok kredit dan suku bunga.
  3. Biaya administrasi, adalah biaya yang dibayarkan untuk layanan administrasi dari perusahaan pembiayaan.
  4. Biaya asuransi, merupakan biaya yang dibayarkan pada perusahaan asuransi sebagai manajemen resiko pada mobil yang sedang dalam masa kredit.

Baca dulu: Uang Muka yang Harus Disiapkan untuk Kredit Mobil

Tips saat mengajukan kredit mobil

  1. Carilah perusahaan pembiayaan yang paling cocok dengan kondisi Anda. Di Indonesia, banyak perusahaan pembiayaan yang menawarkan kredit dengan suku bunga serta tenor yang berbeda-beda. Ada bagusnya untuk melakukan riset dan mencari perusahaan pembiayaan yang paling menguntungkan bagi Anda.
  2. Siapkan segala persyaratan dengan cermat, sehingga permohonan kredit mobil dapat disetujui.
  3. Pilih jenis mobil yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi keuangan. Menyesuaikan jenis mobil yang dibeli sangatlah penting. Sebab ini berhubungan dengan jumlah cicilan yang harus dibayarkan tiap bulannya beserta lama pengembalian kredit. Jika tidak sesuai, ada kemungkinan Anda akhirnya memilih tenor yang lama sehingga Anda mengeluarkan biaya yang lebih banyak dalam pengembalian.
  4. Kalkulasikan biaya-biaya yang perlu dikeluarkan saat pengajuan. Pada saat melakukan kredit mobil, biaya yang diperlukan bukan hanya uang muka, tetapi ada juga biaya administrasi dan biaya asuransi. Mengkalkulasikan biaya yang mesti dikeluarkan akan membantu Anda untuk merencanakan keuangan sehingga tidak meleset.
  5. Kalkulasikan cicilan yang harus dibayarkan selama masa kredit. Kredit tentunya akan mempengaruhi kondisi keuangan Anda selama periode pengembaliannya. Keputusan-keputusan terkait keuangan akan sangat terpengaruh dengan adanya kredit ini. Maka, ada baiknya untuk memilih tenor atau jumlah cicilan yang sesuai dengan kondisi keuangan Anda.
  6. Jadilah debitur yang disiplin. Dengan menjadi debitur yang disiplin dalam membayarkan cicilan, maka di masa depan akan mudah bagi Anda untuk kembali mengajukan kredit. Pasalnya, jika riwayat kredit pemohon buruk, maka perusahaan pembiayaan kemungkinan akan menolak membiayai pembelian Anda.
Advertisements
Load More Related Articles

Tinggalkan Balasan