3 Resiko Jika Telat Bayar Kredit Pintar

3 Resiko Jika Telat Bayar Kredit Pintar

Diposting pada
Advertisements

Kredit pintar adalah salah satu perusahaan fintech terpercaya yang bisa memberimu pinjaman secara cepat dan mudah tanpa adanya jaminan. Nah, sebagai peminjam kamu diberi tanggung jawab untuk membayar cicilan setiap bulan yang waktu dan besarnya pembayaran sudah ditentukan. Konsekuensinya kamu harus menanggung resiko jika telat bayar kredit pintar.

Setiap nasabah kredit pintar diberi tenggang waktu selama 1 bulan untuk membayar cicilan bulanan ditambah dengan bunga. Ini dilakukan selama 1 bulan sekali sampai dengan pelunasan. Untuk menghindari resiko jika telat bayar kredit pintar, sebenarnya pihak kredit pintar sendiri akan memberi peringatan sejak H-7 jatuh tempo.

Advertisements

Peringatan yang diberikan oleh pihak kredit pintar bisa berupa pesan tertulis via SMS atau whatsapp kepada nasabah. Sehingga sejak H-7 jatuh tempo peminjam dana melalui aplikasi online sudah bisa menyiapkan dana untuk membayar cicilan beserta dana yang telah ditentukan sejak awal melakukan pinjaman.

Sebenarnya konsekuensi jika telat bayar tidak hanya diterapkan oleh aplikasi pinjaman online kredit pintar saja. Tapi oleh semua penyedia jasa peminjaman online maupun offline. Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya nasabah yang tiba-tiba “menghilang” dengan tumpukan cicilan dengan bunga dan denda yang banyak karena pasti akan merugikan perusahaan.

Berikut ini adalah beberapa resiko jika telat bayar kredit pintar

  1. Denda dan bunga terus menumpuk

keterlambatan dalam pembayaran cicilan membuat bunga akan terus bertambah sampai kamu bisa membayar cicilan bulanan. Selain cicilan + bunga, kamu juga jadi harus membayar denda. Besaran bunga denda dan cicilan yang harus dibayar akan diberitahukan oleh petugas pada saat penagihan.Baca Ini Nomor WA Kredit Pintar Untuk Keluhan Nasabah

Semakin lama kamu menunda pembayaran, semakin banyak pula jumlah yang harus kamu bayar. Denda dihitung per hari sejak jatuh tempo hingga nasabah membayar cicilan untuk bulan tersebut. Besarnya denda berkisar 1- 0,3%

  1. Terganggunya aktivitas harian

Sebelum kamu bisa membayar cicilan bulanan saat sudah jatuh tempo, pihak kredit pintar akan terus memberi peringatan melalui SMS/Whatsapp, telepon langsung, hingga kunjungan ke rumah nasabah. Nah, jika demikian, tentu akan membuat aktivitasmu terganggu.

Kamu harus menjawab SMS/ WA atau mengangkat telepon yang dikirim untuk mengkonfirmasi bahwa kamu akan membayar cicilan meskipun harus menanggung resiko jika telat bayar kredit pintar. Jika kamu sedang bekerja, hal ini bisa menghambat pekerjaanmu bahkan bisa juga memecah konsentrasimu.

  1. Produk pinjaman jadi terbatas

selain mendapat denda, resiko jika telat bayar kredit pintar adalah riwayat kreditmu juga jadi buruk. Riwayat tersebut bisa dilacak oleh sistem yang canggih. Nah, jika demikian kamu mungkin ajuan peminjaman selanjutnya akan ditolak dan hanya bisa menikmati layanan yang terbatas.

Di perusahaan fintech manapun, riwayat kredit adalah sesuatu yang dijadikan pertimbangan oleh penyedia layanan pinjaman online terhadap nasabah. Perusahaan juga tidak mau dirugikan oleh nasabah yang sering telat membayar. Dengan keterlambatan pembayaran, perputaran uang di perusahaan juga menjadi terganggu. Baca Segini kisaran Bunga Kredit Pintar Jika Telat Bayar

Oleh karena itu, usahakan untuk membayar tepat waktu agar kamu tak perlu menanggung resiko jika telat bayar kredit pintar. Usahakan untuk mengambil pinjaman yang sesuai dengan penghasilan, dengan begitu cicilan dan bunga yang harus dibayar tidak akan memakan lebih dari 30% dari seluruh penghasilanmu.

Nah, saya rasa sampai disini dulu artikel yang membahas tentang resiko jika telat bayar kredit pintar yang harus ditanggung oleh nasabah. Terimakasih, semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan